Kuansing | Trans-News.com
Kasus Penganiayaan yang dialami seorang Supir Truk Angkutan buah kelapa sawit oleh Oknum Karyawan PT ASMJ 2 sedang ditangani Aparat kepolisian Polsek Singingi Hilir

Kapolsek Singingi Hilir AKP Agus Susanto melalui Kanit Reskrim IPDA Debi Setiawan,SH.,MH mengatakan bahwa pihaknya telah menerima laporan Penganiyaan itu

“Iya, kita sudah terima laporannya, saat ini sedang kita proses” beber Debi saat dikonfirmasi awak media, Jum’at (13/10/2023)

Lanjut Debi dalam waktu dekat akan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi

“Dalam waktu dekat akan dilakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, monitor ya” tambahnya

Disamping itu Apandi yang menjadi Korban Penganiayaan saat dikonfirmasi terkait kondisi nya saat ini mengatakan sudah 2 hari tidak bekerja karena lebam dibagian mata sebalah kanan berdampak ke pengelihatannya

” Pengelihatan saya agak kabur di mata sebelah kanan yang di tinju, sudah 2 hari saya tidak bekerja bang, pedih” ungkap Apandi

Diberitakan sebelumnya, Oknum Karyawan di sebuah perusahaan pabrik kelapa sawit PT. ASMJ 2 yang berada di Desa sungai Paku Kecamatan Singingi Hilir Kabupaten Kuantan singingi Aniaya Sopir Truk Angkutan buah kelapa sawit.

Kejadian itu berawal ketika seorang Sopir Truk bernama Apandi warga Desa Petai mengantarkan buah kelapa sawitnya ke PT. ASMJ 2 pada Rabu (11/10/2023) Sore.

Karna diduga buah sawit Apandi ada yang kurang bagus, Seorang Sortasi dari PT. ASMJ 2 menyuruh untuk membawa pulang, kemudian Apandi ingin mengajak bernegosiasi dengan baik dikarenakan sudah sering ngantar buah sawit di pabrik tersebut, Namun tak ada angin tak ada hujan Seorang Sortasi dari PT. ASMJ 2 ini Lansung Memukul Wajah dan perut Apandi.

Akibat Pemukulan tersebut mata dan pipi apandi mengalami luka lebam akibat, Beruntung, dalam kejadian tersebut security PT ASMJ 2 dan pihak SPSI dapat melerai perkelahian tersebut.

Tidak terima dengan perlakuan oknum sortasi Apandi melaporkan Penganiayaan terhadap dirinya ke Polsek Singingi Hilir

Apandi sangat menyangkan perbuatan yang dilakukan oknum Sortasi tersebut yang berlaga seperti preman

“Sangat kita sayangkan dari pihak PT.ASMJ 2 ini bang, merekrut karyawan seperti itu, arogan seperti Preman”, Ujar Apandi saat dikonfirmasi awak media ini kemarin.

Saat dikonfirmasi Pihak PT. ASMJ 2 melalui Humas mengatakan sedang mengupayakan damai.

“Masih upaya damai pak”, jawab Singkat Melalui Pesan Whatshaapnya.

Terakhir media ini juga melakukan konfirmasi ke Kapolsek Singingi Hilir Melalui Kanit Reskrim Polsek Singingi Hilir Ipda Debi Setyawan yang mengatakan dalam waktu dekat akan memanggil Saksi – Saksi.

“Dalam waktu dekat akan Kita panggil saksi – saksi”, ujar debi.

Diketahui sebelumnya sudah ada upaya Mediasi, namun tidak ada titik terangnya.
Untuk di Ketahui Pelaku Penganiayaan masih bekerja Seperti Biasa
Hingga berita ini diterbitkan pihak PT ASMJ masih dalam upaya Konfirmasi

Laporan: AF

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *