Kuansing | Trans-News.com
Warung Remang remang di kecamatan Singingi, Kabupaten Kuansing, Riau, Semakin hari semakin marak Sementara masyarakat Singingi mulai Resah dengan keberadaan warung Remang-remang tersebut yang menyediakan Berbagai minuman Keras dan juga wanita Penghibur berpakaian Setengah telanjang dengan senyum yang menggoda Dompet Lelaki hidung Belang

Menurut Pantauan awak media ada Delapan titik Warung Remang yang Berada di kecamatan Singingi untuk di Desa Sumber Datar ada 2 titik di Desa Sungai Keranji 1 titik dan untuk di simpang Sambung ada 5 titik, Salah satu masyarakat sebut aja nama nya Mina menyebutkan kepada awak media Bahwa Uda beberapa bulan ini sang Suami tidak Pernah lagi memberi nya Nafkah Lahir maupun Batin Pasal nya Gaji Suaminya selalu habis untuk bersenang senang di tempat warung Remang-remang tersebut
” iya Bang, Suami saya sudah Kecanduan ketempat warung Remang-remang dan saya tidak pernah lagi di kasih Nafkah lahir maupun Batin, Jadi untuk memenuhi Kebutuhan Sehari-hari mengandalkan Gaji saya Sebagai Pencari Berondolon Sawit” Kata Ibu tiga tersebut Dengan mata berkaca-kaca

Sementara itu Kasatpol-PP Kabupaten Kuansing Shanti Evi Dimeti SH Saat di Konfirmasi Awak media melalui Pesan WhatsApp terkait Keberadaan warung Remang-remang mengatakan “Satpol PP telah melakukan intensifikasi pemberantasan pekat yang ada di wilayah Kabupaten Kuantan Singingi dengan berbagai langkah sesuai dengan aturan yang berlaku dan SOP baik melalui pola preemtif, preventif, maupun represif “:ujar Kasatpol-PP Pada Jum’at 3/11/2023

Lanjut Beliau,Semuanya sudah dipetakan dan sudah dilakukan tahap-tahap
upaya penindakan sebagaimana dimaksud berkelanjutan dan bersinergi dengan seluruh stakeholder.

Diketahui untuk warung Remang-remang yang berada di komplek perkantoran Pemda sudah beberapa hari tidak lagi beraktivitas jadi hal tersebut sebagai bentuk Keseriusan Satpol-PP dalam memberantas Penyakit Masyarakat (Pekat) di Wilayah Kabupaten Kuansing (Ardepi A.S)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *