Kuansing | Trans-News.com
Pelaksanaan kegiatan dari anggaran Dana Desa ( DD ) maupun Bantuan Keuangan Khusus ( BKK ) yang di kelola oleh pemerintahan desa Pulau Kulur perlu di audit secara rinci hingga mendetail, pasalnya bentuk perealisasian tidak sesuai juknis menyalahi secara administrasi sehingga kuat dugaan ada aroma korupsi. Rabu 08/11/23.

Sebagai bukti Pemdes Pulau Kulur tidak melakukan sesuai Juknis adalah kegiatan DD tahun 2021, dimana Kepala Desa Rustam membagikan BLT-COVID melebihi 60% artinya kepala desa Rustam harus siap menutupi dari saku pribadinya yang 20% dari total pagu tahun 2021 Rp. 690.015.000.

Selanjutnya, sebagai dasar bukti permulaan adanya dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan Kepala Desa Pulau Kulur Rustam di kegiatan DD tahun 2022 yaitu item pelatihan anak pacu jalur 27jt, dimana masyarakat desa setempat tidak pernah menerima uang sebanyak itu untuk latihan pacu yang di maksud.

PJ Kades Rustam Desa Pulau Kulur Kecamatan Kuantan Hilir Seberang membantah Keras apa yang di beritakan Media Online Metro24.co.id tersebut tidak lah Benar Beliau Menyebutkan Kalo untuk Dana Desa Bantuan Langsung Tunai BLT DD-Covid19 Tahun 2021 ” Untuk Tahun 2021 Saya belum Menjabat Sebagai PJ Kades Pulau Kulur, Saya Baru menjabat Sebagai PJ Kades Tahun bulan 03 tahun 2022″ jelas nya Pada Kamis 09/11/2023 di kedai Kopi Sianok

Rustam mengatakan, Untuk Kegiatan Latihan Pacu jalur sejumlah 27 juta itu Salah, Kegiatan Latihan Pacu Jalur sudah kita Anggarkan 111.000.000 juta (Seratus Sebelas Juta Rupiah) tapi baru Cair 40 juta ( Empat Puluh Juta Rupiah) ” Kalo soal Rincian nya untuk Apa di gunakan Uang tersebut Silahkan Tanya saja ke Pengurus Jalur Desa Pulau Kulur” Tutup Rustam (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *