Kuansing | Trans-News.com
Dalam rangka ke ikut sertaan PPWI Provinsi Riau dalam pemberantasan, Pencegahan, Penyalahgunaan dan Peredaran Narkoba di masyarakat, mendorong PPWI Riau untuk mencari cara dalam melakukan sosialisasi. Jumat (17/11/2023)

Salah satu cara yang digunakan PPWI Riau adalah meminta kepada BNNK Kuantan Singingi untuk dapat memberikan sosialisasi dampak penyalahgunaan narkoba kepada Pelajar di SMP 5 Singingi Hilir Desa Tanjung pauh.

Kepala BNNK Kuantan Singingi melalui Humas BNNK Morfin Rusli menerima dan menyanggupi permintaan tersebut dengan mengadakan sosialisasi penyuluhan dampak penyalahgunaan Narkoba pada hari jumat tanggal 17 November 2023 di Ruang Laboratorium IPA SMP 5 Singingi Hilir, Desa Tanjung Pauh

Pada kesempatan tersebut juga di hadiri oleh Camat Singingi hilir Nasrul.S.Sos, M.Si, Anggota DPRD Kabupaten Kuantan Singingi Naswan, SE. Kapolsek Singingi Hilir yang diwakili oleh AKBP. Abdul Rahman, Ketua Karang Taruna Kecamatan Singingi Hilir Al Hadi, Ketua DPD PPWI Provinsi Riau, Anasrul Mardiansyah,Bendahara PPWI Riau Teti Indrayani,S.Pd serta Wakil Sekretaris I Esti Melinda H

Kepala SMP 5 Singingi Hilir, Tanjung Pauh Rohayati Roeslai, S.Psi, dalam sambutannya menyampaikan terimakasih kepada PPWI yang telah menaja kegiatan ini dengan mendatangkan BNNK Untuk melakukan sosialisasi penyuluhan dampak penyalahgunaan Narkoba di sekolah tempatnya bertugas, semoga menjadi langkah awal yang baik menjadikan generasi muda cerdas bebas narkoba.

Camat Singingi hilir dalam kata sambutan singkat nya juga mengucapkan Terima kasih kepada PPWI karena sudah membuat kegiatan ini dan sebagai unjuk peduli terhadap anak anak bangsa dengan mengundang BNNK Kuantan Singingi untuk melakukan penyuluhan dampak penyalahgunaan Narkoba dan ini untuk yang pertama kalinya

Penyuluh BNNK Kuantan Singingi Essa Persada Putra, S.Kom, menjelaskan, saat ini Indonesia dalam keadaan darurat narkoba, dimana terdapat 3,4 juta jiwa penyalahguna narkoba di Indonesia dan 30 orang meninggal dunia, di karenakan penyalahgunaan narkoba setiap hari.

Ada beberapa hal sifat jahat narkoba yang bisa membuat pengguna sulit untuk berhenti untuk menggunakannya, yaitu, habitual, adiktif, dan toleran. Habitual adalah kondisi yang membuat pemakai selalu menjadi kecanduan untuk selalu menggunakan nya, Sifat ini membuat pecandu narkoba bisa kambuh lagi. Kalau sifat adiktif, membuat pemakainya menjadi ketergantungan dan terpaksa memakai terus menerus tanpa dapat menghentikannya.

Penghentian penggunaan narkoba pada pecandu akan membuat pengguna mengalami perasaan sakit yang sangat luar biasa lebih seringnya dikenal dengan istilah sakau. Sedangkan, toleran berarti tubuh pengguna akan semakin menyatu dan menyesuaikan diri dengan narkoba sehingga menuntut dosis penggunaan yang lebih tinggi.

Tim penyuluh pencegahan dari BNNK menjelaskan kondisi akibat penyalah gunaan narkoba bagi tubuh manusia, dan jenis-jenis narkoba atau narkotika yang banyak beredar di Indonesia.

Termasuk Dampak buruk dari penyalahgunaan narkoba bagi Pelajar adalah masa depannya akan hancur. Jikalau Pelajar tersebut sudah terlanjur menggunakan narkoba dan tidak direhabilitasi, maka Pelajar tersebut akan dipenjara atau berakhir dengan kematian

Pelajar saat ini sangat rentang terhadap penyalahgunaan narkoba, sehingga lewat kesempatan ini penyuluh BNNK memberikan saran agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, yaitu dengan meningkatkan iman dan takwa kepada Tuhan yang yang maha Esa, menolak jika ditawari narkoba, berhati-hati dalam memilih teman atau bergaul, menghindar dalam 3 detik, berkata tidak jika ditawari narkoba, serta mengisi waktu luang dengan melakukan kegiatan kegiatan yang positif

AKBP Syofyan, SH.MH Kepala BNN Kab. Kuantan Singingi sangat menyambut baik atas apa yang dilakukan oleh PPWI Riau. Dikatakan AKBP Syofyan bahwa Kegiatan Sosialisasi Bahaya Penyalahgunaan Narkoba bagi Pelajar Ini merupakan kegiatan yang sangat positif dan berarti bagi pelajar yang merupakan generasi penerus bangsa. Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, berarti sudah sekian orang yang tau dan memahami akan bahaya penyalahgunaan narkoba. “Kegiatan-kegiatan seperti ini harus gencar kita lakukan agar para pelajar yang merupakan sasaran empuk para pengedar narkoba paham akan bahaya narkoba.” ungkap Syofyan.

Terakhir AKBP Syofyan, SH.MH berpesan untuk siapa saja, organisasi mana saja, undang kami sebagai narasumber. Kami siap kapan saja demi wujudkan Kuantan Singingi yang bersih dari narkoba, tutup Syofyan (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *